Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2016

ADAPTASI MAHLUK HIDUP

" dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu   ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang      sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang   dikehendaki-Nya, Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu 
                                                         (Qs.An Nur :45)

Adaptasi adalah :

kemampuan atau kecenderungan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru untuk dapat tetap hidup dengan baik.





Jenis-Jenis Dan Macam-Macam Adaptasi


1. Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian pada organ tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan organisme hidup. Misalnya seperti gigi singa, harimau, citah, macan, dan sebagainya yang runcing dan tajam untuk makan daging. Sedangkan pada gigi sapi, kambing, kerbau, biri-biri, domba dan lain sebagainya tidak runcing dan tajam karena giginya lebih banyak dipakai untuk memotong rumput atau daun dan mengunyah makanan.

Contoh adaptasi morfologi pada hewan :
  • Beragam bentuk paruh burung sesuai dengan makanannya 
  • Tipe mulut pada serangga 

Adaptasi morfologi pada Tumbuhan  :


Bentuk tubuh tampak luar  (morfologi ) yang berbeda berdasarkan habitatnya

1. Tumbuhan Hydrophyta (Air)
gelembung pada enceng gondok memungkinkan tumbuhan ini terapung 
bentuk daun pipih dan lebar sehingga memiliki stomata yang banyak sehingga mempermudah penguapan

Minggu, 25 Desember 2016

HORMON TUMBUHAN ( FITOHORMON)



PENDAHULUAN 



Dengan berkembangnya pengetahuan biokimia dan dengan majunya industri kimia maka ditemukan banyak senyawa-senya-wa yang mempunyai pengaruh fisiologis yang serupa dengan hormon tanaman. Senyawa-senyawa sintetik ini pada umumnya dikenal dengan nama zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT = Plant Growth Regulator). Tentang senyawa hormon tanaman dan zat pengatur tumbuh, Moore  mencirikannya sebagai berikut : 

  1. Fitohormon atau hormon tanaman ada-lah senyawa organik bukan nutrisi yang aktif dalam jumlah kecil (< 1mM) yang disintesis pada bagian tertentu, pada umumnya ditranslokasikan kebagian lain tanaman dimana senyawa tersebut, menghasilkan suatu tanggapan secara biokimia, fisiologis dan morfologis.
  2. Zat Pengatur Tumbuh adalah senyawa organik bukan nutrisi yang dalam konsentrasi rendah (< 1 mM) mendorong, menghambat atau secara kualitatif mengubah pertumbuhan dan perkembangan tanaman. 
  3. Inhibitor adalah senyawa organik yang menghambat pertumbuhan secara umum dan tidak ada selang konsentrasi yang dapat mendorong pertumbuhan.


Hasil gambar untuk pohon berbuahPertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan tumbuhan dikendalikan beberapa golongan zat yang secara umum dikenal sebagai hormon tumbuhan atau fitohormon.


Hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses regulasi genetik dan berfungsi sebagai prekursor. Rangsangan lingkungan memicu terbentuknya hormon tumbuhan. Bila konsentrasi hormon telah mencapai tingkat tertentu, sejumlah gen yang semula tidak aktif akan mulai ekspresi. Dari sudut pandang evolusi, hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses adaptasi dan pertahanan diri tumbuh-tumbuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya.

 Retardan. Cathey (1975) mendefinisikan retar dan sebagai suatu senyawa organik yang menghambat perpanjangan batang, meningkatkan warna hijau daun, dan secara tidak langsung mem-pengaruhi pembungaan tanpa menyebabkan pertumbuhan yang abnormal.